VISI

Visi Poltekkes Kemenkes Makassar, yaitu: “Menjadi Institusi Pendidikan Kesehatan yang Responsif, Inovatif, Berdaya Saing Global, dan Unggul dalam Kesehatan Ibu, Bayi, dan Anak.”

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan vokasi dan profesi kesehatan yang berkualitas, berkarakter, dan berstandar global untuk mendukung transformasi SDM Kesehatan.
  2. Melaksanakan penelitian terapan yang inovatif serta hilirisasi produk kesehatan untuk mendukung transformasi teknologi dan ketahanan kesehatan nasional.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset dan pemberdayaan wilayah untuk mendukung transformasi layanan primer.
  4. Mewujudkan tata kelola organisasi yang akuntabel, modern, dan mandiri serta memperluas jejaring kemitraan strategis nasional dan global.
  5. Mengembangkan pusat unggulan pendidikan Kesehatan Ibu, Bayi, dan Anak (KIBA) yang terintegrasi untuk mendukung penurunan angka kematian Ibu, Bayi, dan prevalensi stunting.

TUJUAN

  1. Menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing global.
  2. Meningkatkan produktivitas riset terapan, publikasi ilmiah, dan hilirisasi produk inovasi kesehatan.
  3. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan wilayah dan penerapan teknologi tepat guna.
  4. Mewujudkan tata kelola institusi yang akuntabel, mandiri secara finansial (BLU), didukung SDM profesional dan jejaring kemitraan yang luas.
  5. Mewujudkan Poltekkes Kemenkes Makassar sebagai pusat rujukan pendidikan dan inovasi unggulan bidang Kesehatan Ibu, Bayi, dan Anak (KIBA).

SASARAN

Tujuan Sasaran Strategis

Pertama

Menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing global.

Sasaran Strategis
  1. Meningkatnya serapan lulusan di pasar kerja nasional dan internasional (Global Employability).
  2. Meningkatnya kompetensi lulusan yang tersertifikasi sesuai standar industri.
  3. Terwujudnya penguatan karakter dan soft skills lulusan yang adaptif.
  4. Meningkatnya kualitas pembelajaran dan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan DUDI.

Kedua

Meningkatkan produktivitas riset terapan, publikasi ilmiah, dan hilirisasi produk inovasi kesehatan.

Sasaran Strategis
  1. Meningkatnya jumlah publikasi ilmiah dosen di jurnal bereputasi internasional.
  2. Meningkatnya perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan produk inovasi yang dihilirisasi.
  3. Meningkatnya perolehan dana hibah penelitian kompetitif (Nasional/Internasional).

Ketiga

Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan wilayah dan penerapan teknologi tepat guna.

Sasaran Strategis
  1. Meningkatnya efektivitas program pengabdian masyarakat berbasis wilayah binaan.
  2. Terwujudnya penerapan teknologi tepat guna (TTG) kesehatan yang berdampak langsung pada masyarakat.
  3. Menguatnya kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam intervensi masalah kesehatan primer.

Keempat

Mewujudkan tata kelola institusi yang akuntabel, mandiri secara finansial (BLU), didukung SDM profesional dan jejaring kemitraan yang luas.

Sasaran Strategis
  1. Meningkatnya status akreditasi Institusi dan Program Studi (Unggul & Internasional).
  2. Meningkatnya kualifikasi dan profesionalisme SDM (Dosen S3, Lektor Kepala/GB, Tendik).
  3. Meningkatnya kemandirian keuangan BLU dan optimalisasi pemanfaatan aset.
  4. Terwujudnya transformasi digital dalam tata kelola dan layanan (Smart Campus).
  5. Meningkatnya jumlah dan kualitas kemitraan strategis (Nasional & Internasional).

Kelima

Mewujudkan Poltekkes Kemenkes Makassar sebagai pusat rujukan pendidikan dan inovasi unggulan bidang Kesehatan Ibu, Bayi, dan Anak (KIBA).

Sasaran Strategis
  1. Terwujudnya inovasi riset terapan spesifik untuk intervensi stunting dan penurunan AKI/AKB.
  2. Meningkatnya peran institusi sebagai pusat pelatihan dan rujukan pendidikan KIBA nasional.
  3. Terwujudnya model pemberdayaan masyarakat unggulan di bidang KIBA.